Sunday, October 22, 2017

Assalamu’alaikum. What’s up, students? How is your life? I hope you’re all good. Since you are now doing the on-job training, we can’t do the learning activity in the classroom. But don’t worry I will share all the materials here in my blog, especially for the 1st semester materials. It means that you have to check my blog up every time I make the material so you can prepare the examination well.

The following is the first material in 11th grade. It's a grammar lesson about "Too" vs "Enough". It’s in the form of PPT and PDF. You can download it by clicking the “download” button below.


DOWNLOAD PDF

Regards,

Mr. Yusuf
_________________________________

Tuesday, May 30, 2017


Berikut adalah soal Remedial Bahasa Inggris Semester Genap T.A. 2016/2017 Kelas X dan XI.

  • Untuk soal Kelas X (sepuluh), silahkan download DISINI
  • Untuk soal Kelas XI (sebelas), silahkan download DISINI
File soal tersebut diproteksi oleh Password. Untuk membukanya, silahkan kamu tanyakan Passwordnya ke Ketua Kelas / Sekretaris masing-masing.
Soal tidak perlu kamu tulis ulang, cukup jawabannya saja. Don't bother yourself.

Thank You and Good Luck!
_________________________________

Sunday, May 24, 2015

Nokia 2626 BlueKemarin saat ngajar siswa kelas 7, ane lihat salah satu murid ane bawa sebuah smartphone yang bagus dari LG, yaitu LG G3. Karena belum pernah memegangnya sebelumnya maka ane pinjam lah itu HP. Ane takjub (lebih ke norak sih) banget sama ini smarphone, canggih bro, apalagi kameranya. Fitur-fiturnya juga lengkap. Pas ane tanya harganya katanya dia beli 7 juta. Hmmm pantes. Sampai di rumah ane jadi kepingin beli itu HP, baru ingin doang sih, mampu belum tentu. Menjelang tidur ane mikirn tuh, padahal 10 tahun ke belakang HP yang cuma bisa muter mp3 music aja udah canggih banget, yang udah ada kamera 2MP atau bahkan cuma VGA aja berasa punya HP canggih. Perkembangan teknologi terasa begitu cepat. Nah, dari situ ane gak sengaja inget-inget HP pertama yang pernah ane punya. Jujur ane sempet lupa type apa. Merk nya sih jelas Nokiyem alias Nokia, HP sejuta ummat saat itu, tapi untuk tipe HP nya ane bener-bener lupa. Saking penasarannya ane sampe googling daftar HP Nokia yang rilis tahun 2007. Ane mah gitu orangnya kalo udah penasaran gan. Dan setelah baca list-nya, akhirnya ane inget. Nokia 2626 Classic.
Alasan kenapa ane begitu penasaran pengen tau type HP pertama ini adalah karena cara mendapatkannya yang unik gan. Jadi saat kelas 11 SMA, ane minder liat temen-temen ane yang dah punya HP, baik itu yang cuma bisa nelpon dan sms doang, ataupun yang canggih bisa muter music, ada kamera bahkan bisa main game. Ane inget saat itu ane sering main game Bomber Man di HP temen. Karena ortu ane gak peka-peka, maka ane mulai inisiatif ngumpulin duit sendiri. Mulai dari nyisihin uang jajan, sampe bongkar sebagian isi celengan. Terkumpulah uang sebesar 700ribu. Bagi anak SMA uang segitu sudah wow banget. Nah ane liat-liat di koran saat itu sih ane tertarik sama Motorola C168. Selain udah pernah liat langsung karena kebetulan temen ane punya, ane juga suka sama designnya. C168 ini sebenernya cuma bisa nelpon, sms dan radio, tapi gapapa waktu itu ane berfikir yang penting punya HP buat komunikasi. Bosen nanya PR lewat telpon rumah terus. Hehe.
Saat itu bulan Januari 2007, bertepatan dengan Lomba Futsal antar SMA se-Jabodetabek bernama Coca Cola Cup. Kebetulan sekolah ane berpartisipasi, dan tiap sekolah wajib bawa fans/penonton. Ane bukan sebagai pemain, tapi cuma penonton sih. Nah ane niatnya pengen beli, itu HP setelah selesai dari lomba tersebut. Ane ajak temen ane, sebut saja Babeh (nama samaran), buat nemenin beli HP. Dia anggota tim inti futsal SMA ane. Rencana saat itu sih beli di konter terdekat atau di mall. Saat memasuki stadion PTIK di Kebayoran Baru, seleuruh pemain dan penonton diberi kupon yang nanti diisi nama dan alamat kita, lalu dimasukkan ke dalam box yang nantinya akan diundi. Hadiah utamanya berupa Nokia N70, salah satu HP flagship saat itu. Dan beberapa hadiah lainnya yang ane tidak ingat. Disinilah keajaiban terjadi. Halah. Ketika tim futsal SMA ane sedang bermain, dan ane bersama teman-teman sedang menyanyikan yel-yel kebangsaan, tiba-tiba pengumuman oemanang undian diumumkan. Ada 2 pemenang, salah satunya ane. “Durian runtuh nih,” kata ane dalam hati. Ketika nama ane disebut, ane langsung menuju panggung yang jaraknya lumayan jauh dari tempat ane berdiri semula. Lalu sang juri berkata, “jika dalam 10 detik pemenang tidak naik panggung maka hadiah dinyatakan hangus.” Ane langsung lari secepat kilat gan. Kapan lagi dapet HP gratisan,
Sesampainya di panggung, ane ditanya tuh sama mas-mas jurinya. Untuk mengkonfirmasi, ane disuruh nyebutin nama lengkap serta nunjukkin identitas (saat itu cuma ada kartu pelajar). Setelah itu ane sempat dikerjain nyanyi apa gitu ane lupa, terus disuruh milih mau hadiah yang mana, ane pilih Nokia N70. “Tapi ada syaratnya,” kata sang juri. “Apa tuh,” tanya ane. “Kamu harus adu panco lawan dia,” sambil nunjuk ke seorang algojo yang badannya keker banget gan. Ya mau gimana lagi, ane turutin aja. Awal-awalnya sih itu algojo pura-pura ngalah. Padahal ane tau ane yang bakal kalah. Akhirnya dengan satu hentakan tangan ane dibanting. “Yah ga jadi punya HP baru,” gumam ane dalam hati. Akhirnya ane turun panggung, namun si mas-mas juri tadi manggil ane. “Dek dek, adek tetep dapet hadiah, tapi yang ini ya,” sambil ngasih sebuah kotak HP bertuliskan “Nokia 2626 Classic” di atasnya. “Alhamdulillah, terima kasih mas.” Hadirin pun tepuk tangan.
Nokia 2626 Red
Ane pun turun panggung sambil mesem-mesem ga jelas. Ternyata tim futsal ane udah kelar main. Ane langsung nyamperin si Babeh. “Wah asyik lu soy, ga nyangka.” “Iya nih ga nyangka.” Kalo ane ga salah inget, saat itu juga ane langsung buka kotaknya disitu, karena temen-temen ane pada ingin liat bentuk HP nya. Pas ane buka, warnanya biru, bentuknya unik, compact dan gak norak, simple lah. Dari spek-nya cuma bisa nelpon, dan sms, tapi layarnya sudah berwarna, jadi bukan monochrome alias kayak seraga Juventus, hitam-putih. Satu-satunya hiburan cuma radio, dan untungnya HP ini sudah dukung GPRS alias bisa internetan gan. Keren kan. Ane cek di koran saat itu harganya sekitar 700ribuan (kalo ane ga salah inget). Emang jodoh nih.
Malamnya, ane langsung beli kartu SIM perdana di konter dekat rumah, masih ditemenin sama si Babeh. Karena ane gaptek, gimana cara registrasi, akhirnya diisikan deh sama si Babeh mulai dari nama, alamat, dll. Dan Kartu SIM pertama ane itu saat ini masih bertahan sampe sekarang.
Dan setelah itu, ane mulai sering berkomunikasi dengan “Si Biru”, mulai dari sms buat nanya PR, nanya jadwal eskul, ngedektin gebetan, sms tausiyah (karena dulu di sekolah ane suasana Islam-nya kental banget), sampe sms-sms ga jelas cuma buat ngabisin bonus, haha. Tipikal boicah SMA. Setelah lulus SMA, si Biru pun menemui ajalnya alias rusak. Dan akhirnya digantikan dengan type yang baru. Walau begitu, ane sanagat bersyukur pernah punya HP ini. Banyak sejarahnya, hehe.
Ya itulah cerita handphone pertama ane, kalau teman-teman sekalian handphone pertamanya apa? Share di kolom komentar yak.

Friday, April 3, 2015

Popularitas Xiaomi sebagai pemain baru dalam industri smartphone dunia memang sedang meningkat pesat, khususnya di Indonesia dalam setahun belakangan. Harga yang relatif lebih murah dibanding kompetitor, serta spesifikasi yang mumpuni menjadi senjata andalan Xiaomi untuk merebut hati konsumen. Salah satu strategi Xiaomi yang membuat mereka sukses hanya dalam waktu 5 tahun adalah mereka hanya menjual produk-produk barunya melalui online (flash sale) dengan menggandeng situs e-commerce negara setempat. Di Indonesia, Xiaomi bekerja sama dengan Lazada Indonesia. Tanpa harus mengeluarkan dana untuk menyewa gerai dan membayar pegawai, maka Xiaomi dapat menghemat anggaran pemasaran. Imbasnya, harga jual produk dapat ditekan menjadi lebih murah.

Namun, kekurangan dari sistem flash sale ini adalah tidak semua konsumen yang ingin membeli berhasil mendapatkan produk yang diinginkan. Dalam beberapa flash sale yang telah lalu, yaitu Redmi 1S dan redmi Note, waktu paling lama yang dibutuhkan hingga stok yang disediakan habis adalah 11 menit, dan yang tercepat 40 detik. Wow. Hanya yang memiliki koneksi internet yang kencanglah yang mampu melakukan transaksi hingga berhasil. Bagi mereka yang tak sabar, membeli di tempat lain (diluar Lazada) adalah solusinya. Selain itu, ada juga beberapa produk Xiaomi yang telah dirilis di Negara asalnya (China) namun belum resmi masuk ke Indonesia, seperti Redmi Note 4G, Mi 3, Mi 4, Mi Note, dll. Bagi mereka yang ingin memilikinya, satu-satunya jalan adalah membelinya secara online melalui penjual yang bukan resmi. Karena bukan dibeli dari penjual resmi, maka kemungkinan mendapatkan device palsu menjadi lebih besar. “Sudah barang china, ada palsunya lagi, mending yang pasti-pasti aja, Samsung atau iPhone gitu” celetuk salah seorang teman saya. Eits jangan salah, merk sekelas Samsung atau iPhone pun juga ada versi palsunya lho. Hehe.

Oleh karena itu, kali ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara mengecek keaslian HP Xiaomi. Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kita gunakan, namun saya anggap cara ini adalah yang termudah dan terpercaya karena menggunakan official antifake app dari Xiaomi yang sudah berbahasa Inggris, sehingga bisa digunakan secara global. Berikut tutorialnya:

  1. Pastikan kamu memiliki smartphone Xiaomi. Yaiyalah.
  2. Download aplikasi Mi Verification app.
    Caranya, kunjungi situs https://jd.mi.com/ melalui browser laptop/PC kamu. Lalu kamu scan barcode yang ada di halaman web tersebut melalui aplikasi scanner yang ada di smartphone Xiaomi kamu.

  3. Hasil scan tersebut akan langsung redirect ke browser, lalu klik ‘Continue to Website’ untuk mendownloadnya.

  4. Jika telah terdownload, maka install aplikasi tersebut. Centang opsi 'I trust this App', lalu Launch.

  5. Kemudian jalankan aplikasi tersebut.
  6. Buka kembali situs https://jd.mi.com/ melalui browser laptop/PC kamu.
  7. Pada aplikasi Mi Verification tadi, klik ‘Scan and Verify’. Lalu arahkan ke barcode yang ada di halaman situs https://jd.mi.com/ tersebut.

  8. Tunggu beberapa detik hingga proses verifikasi selesai.
  9. Setelah selesai, maka akan keluar informasi mengenai smartphone Xiaomi kamu di situs tadi.

  10. Cocokkan IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang tertera di situs tadi dengan IMEI yang ada di smartphone Xiaomi kamu. Ada 3 cara untuk mengetahui IMEI:

    - Ketik *#06# pada dialer (cara ini berlaku untuk seluruh merk HP)

    - Settings > About Phone > IMEI

    - Buka back cover, angkat baterai, dan akan terlihat IMEI smartphone Xiaomi kamu.

  11. Jika IMEI kamu cocok, maka bisa dipastikan smartphone Xiaomi kamu adalah asli. Jika berbeda, maka bersiaplah dengan kemungkinan yang lebih buruk. Hehe.
Oke, itulah tutorial mengecek keaslian smartphone Xiaomi. Intinya, apapun merk smartphone kalian, belilah dari penjual resmi atau penjual yang terpercaya. Ketelitian sebelum membeli adalah kunci agar kita terhindar dari barang palsu.

Semoga bermanfaat.

Sunday, August 31, 2014

Sebagian orang mungkin beranggapan uang bisa membeli segalanya. Ia bisa memuaskan semua yang manusia inginkan. Namun ada beberapa hal yang tak bisa dibeli oleh uang, salah satunya ialah cinta dan kesetiaan. Ketika seseorang telah jatuh cinta pada suatu hal dan ia memutuskan untuk menjaga cintanya tersebut, ia mencoba untuk tidak tergiur oleh sesuatu yang lebih gemerlap atau yang lebih besar, demi mempertahankan sesuatu yang ia cintai. Fenomena ini pun terjadi dalam dunia sepakbola. Dalam dunia sepakbola kita mengenal beberapa pemain yang lebih memilih untuk setia kepada klub yang mereka cintai, yang mereka bela sejak kecil, dibanding harus pindah ke klub lain yang lebih besar, yang menawarkan mereka gaji yang lebih tinggi, meskipun klub yang ia cintai sedang terpuruk. Ambil contoh di sepakbola modern ini ada Paolo Maldini, Alessandro Del Piero, Francesco Totti, Javier Zanetti, Frank Lampard, John Terry, Ryan Giggs, Carles Puyol, Jamie Caragher serta Steven Gerrard. Mereka setia membela klub yang dicintai, dan enggan untuk pindah ke klub lain, atau setidaknya tidak pindah ke klub rival.

Dalam beberapa hari terakhir, media-media ternama di Inggris gencar memberitakan rumor akan hengkangnya Daniel Agger dari Liverpool. Puncaknya, semalam pihak resmi Liverpool mengumumkan bahwa seorang bek yang telah 8 tahun lebih berseragam The Reds tersebut kini telah resmi kembali ke tanah airnya, membela klub masa kecilnya. Hal ini mematahkan spekulasi selama setahun belakangan bahwa ia diisukan akan pindah ke klub raksasa Eropa lainnya. Untuk mengenangnya, berikut ini akan saya paparkan beberapa hal tentang pemain yang menyukai nomor punggung 5 ini.

Masa kecil dan Brondby
Daniel Munthe Agger adalah nama lengkapnya. Lahir dan dibesarkan di kota Hvidovre, bagian timur Denmark, 29 tahun yang lalu. Ia menghabiskan masa mudanya sebagai pesepakbola saat berumur 12 tahun di akademi Brondby IF dari tahun 1996 hingga 2004. Berkat bakat dan talentanya, pada tahun 2003 ia dipanggil untuk membela timnas U20 negaranya. Saat usianya baru beranjak 19 tahun, ia dikontrak sebagai pemain professional oleh Brondby. Debut professional pertamanya terjadi saat Brondby melawan OB Odense pada 25 Juli 2004. Ia juga terpilih sebagai pemain terbaik dalam 3 laga awal debutnya secara berturut-turut. Selama masa-masa itu ia bermain 34 kali pada pertandingan kompetitif dan menciptakan 5 gol. Termasuk rekor yang impresif untuk pemuda seusia dirinya dan berposisi sebagai bek tengah. Tak hanya itu, karirnya di timnas pun terus berlanjut hingga ia dipanggil ke Timnas U21. Mendengar ada talenta bagus dari negeri seberang, Liverpool pun kemudian tertarik untuk mendatangkannya. Mahar 6 juta pounds pun harus dikeluarkan oleh Liverpool untuk memboyongnya. Transfer tersebut menjadi pembelian termahal LFC untuk seorang bek, dan menjadikan ia pemain termahal dari Liga Denmark yang pernah dijual ke klub lain di luar negeri. Dalam wawancaranya, Rafael Benitez, pelatih LFC saat itu mengatakan: "He will be a Liverpool centre back for the next ten years." Dan kini ucapannya telah terbukti.


Karir di Liverpool
Di masa-masa awal berseragam Liverpool, ia masih berada di bawah bayang-bayang kebesaran Sami Hyppia dan Jamie Carragher yang sudah menjadi ikon lini belakang klub selama bertahun-tahun. Debutnya bersama tim utama terjadi pada 1 Februari 2006 saat Liverpool ditahan Birmingham City 1-1 di Anfield. Namun setelah itu cedera panjang menghampirinya, membuat ia hanya bermain 4 kali sepanjang Januari hingga Mei 2006. Namun, ia terus bekerja keras untuk mendapatkan tempat di tim utama. Gol pertamanya untuk Liverpool dicetak di musim 2006/2007 saat menghadapi West Ham United di Anfield. Istimewanya, ia mencetak gol tersebut dari luar kotak penalti di depan tribun The Kop yang saat itu tengah merayakan 100 tahun tribun itu berdiri. Gol tersebut juga dianugerahi sebagai Premier League Goal of The Month: August 2006. Sebuah momen yang pastinya takkan pernah bisa ia lupakan. Total 232 penampilan dan 14 gol telah ia bukukan selama berseragam The Reds di seluruh kompetisi resmi. Prestasi terbaiknya ialah saat mampu mengantarkan The Reds ke final Champions League 2007 (meski saat itu kalah 1-2 oleh AC Milan), juara Community Shield 2006, serta juara Carling Cup 2012.



The Great Dane, begitu para fans memaggilnya, telah menjadi ikon klub kota pelabuhan selama 5 tahun belakangan. Bersama Steven Gerrard dan Jamie Carragher ia menjadi simbol pemain yang loyal terhadap klubnya. Tahun 2013, ia diisukan akan hengkang ke Barcelona. Klub asal Catalan tersebut menawarinya gaji yang tinggi. Tapi transfer tersebut tak pernah terwujud. Ia lebih memilih bertahan di Anfield meski telah 5 tahun tidak bermain di level tertinggi Eropa. Selain Barca, klub-klub lain yang pernah diisukan menginginkannya ialah Napoli, Madrid, Man City, Atletico serta Arsenal. Jika ada yang menyangsikan kecintaannya kepada Liverpool, lihatlah beberapa tattoo di tubuhnya. Tattoo bertuliskan 'YNWA' di jari tangan kanannya adalah bukti shahih bahwa ia sangat mencintai klub berlambang Liverbird ini.


Musim panas 2014
Liverpool kehilangan Luis Suarez di bursa transfer musim panas tahun ini. Sang predator EPL musim lalu tersebut lebih memilih bergabung dengan klub alien, demi mewujudkan mimpinya. Ya, Suarez kecil pernah bermimpi ia ingin bermain sepakbola dengan seragam Barcelona menempel di tubuhnya. Keberhasilan Liverpool finish di peringkat 2 Liga Inggris musim lalu dan dipastikan main di Champions League musim ini tidak mampu menahan hasratnya tersebut. Brendan Rodgers tidak menyia-nyiakan uang 75 juta pounds hasil penjualan si tukang gigit itu. Sang juru taktik kemudian membeli 9 pemain yang semuanya diprioritaskan untuk menambal pos-pos yang musim lalu menjadi titik lemah tim serta untuk menambah kedalaman skuad. Salah satu pembelian sukses Brendan ialah bek paling bersinar Southampton musim lalu, Dejan Lovren. Di pertandingan debutnya, ia langsung mencetak gol melalui header saat LFC menjajal kekuatan Borussia Dortmund di friendly match. Mungkin ini yang membuat Agger memiliki keinginan untuk hengkang. Ia berfikir ia akan terus duduk di bangku cadangan sepanjang musim jika ia tidak pergi, apalagi LFC masih punya Mamadou Sakho dan Kolo Toure dalam daftar pemain yang mampu beroperasi di pos CB. Raut wajah Agger saat menghadiri pertandingan persahabatan melawan Dortmund di bawah ini menguatkan opini tersebut.


Akhirnya, setelah berkarir selama hampir 9 tahun berseragam merah, ia memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Denmark, membela Brondby, klub yang telah mendidik dan membesarkannya sebagai pemain hebat. Sebuah keputusan yang bijak mengingat di usianya saat ini (29 tahun) masih memungkinkan dirinya untuk bermain di level tertinggi dengan klub besar lain baik di EPL, maupun di liga besar Eropa lainnya. Namun hati kecilnya berkata lain, ia hanya mencintai Liverpool dan klub masa kecilnya, Brondby. Baginya tidak ada yang lebih besar dari keduanya. Hatinya telah terpaut pada dua klub tersebut. Sebuah bentuk kesetiaan yang jarang kita lihat dalam dunia sepakbola modern dimana uang menjadi daya tarik utama. Seperti sebuah lagu milik The Beatles yang berjudul Money Can’t Buy Me Love. Uang memang bisa menggoda, tapi ia tak bisa membeli cinta.

"I think it's unacceptable to play for one of Liverpool's rivals. It is about having respect for the club you play at."
"I am proud to pull on my Liverpool shirt and will never go to another club in England."
- Daniel Agger -


Terima kasih Daniel Agger. Sukses selalu. YNWA.

_________________________________
Baca juga:
- Sejarah Panas 'North West Derby'
- Sejarah dan Keunikan 'Merseyside Derby'

Thursday, June 19, 2014


Udah lama gak nulis nih, sampe berdebu gini blognya, hehe, sekarang saya iseng mau share info yang mungkin diantara kalian, juga termasuk saya, belum mengetahuinya. Yaitu tentang kenapa di rel kereta api banyak batu kerikil. Ini dia alasannya: 

1. Fungsi batu kerikil pada rel kereta api adalah sebagai bantalan pemberat. Dengan adanya lapisan batu kerikil ini rel dapat tetap berdiri dengan stabil. Sehingga kereta api yang berjalan di atasnya pun dapat berjalan dengan baik.

2. Batu kerikil ini juga berfungsi untuk menyerap getaran (shock absorber) yang terjadi ketika kereta api tengah lewat. Sehingga goncangan yang terjadi ketika kereta api melintas dapat dikurangi. Dan rel kereta api pun tidak cepat rusak dan dapat digunakan untuk waktu yang lama.

3. Fungsi berikutnya yaitu untuk menahan dan memperlancar aliran air di saat hujan. Fungsi ini berperan untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah atau erosi pada tanah di sekitar rel kereta api.

4. Dan yang terakhir, batu kerikil juga berfungsi untuk menghambat tumbuhnya rerumputan di sekitar rel. Tumbuhnya rerumputan di sekitar rel dapat dapat secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan penggemburan tanah di bawahnya. Hal ini tentunya dapat membahayakan karena jika tanah di bawah rel tidak stabil maka akan dapat membahayakan perjalanan kereta api.Memang, ada posisi-posisi tertentu tidak perlu batu kerikil, seperti rel kereta api yang terdapat di atas jembatan atau jalan raya. Hal ini terjadi karena semua fungsi dari batu kerikil tadi sudah diambil alih fungsinya oleh mekanisme lain.

Tambahan: Jembatan sudah dirancang khusus sedemikian rupa supaya dapat menahan getaran yang akan terjadi yang dihasilkan ketika kereta melintas. Demikian pun dengan rel kereta yang terdapat pada jalan raya, jalan aspal telah menggantikan peranan batu kerikil dengan baik. Sehingga pada tempat-tempat tersebut, tidak diperlukan lagi batu kerikil untuk diletakkan di bawah rel kereta api.


Sumber: PULSK.com
_________________________________
- Membuat Nomor Halaman Berbeda Posisi Dalam Satu File
- Trypophobia

Go to LFC Indonesia website Go to Liverpool FC website